Analisis Faktor Determinan Kejadian Hipertensi Di Kota Banjar Baru Tahun 2024

Penulis

  • andi parellangi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Bisepta Prayogi
  • Khairir Rizani
  • Richo Dharmadi Utama

DOI:

https://doi.org/10.31964/jsk.v16i1.443

Abstrak

Hipertensi merupakan penyakit dengan prevalensi yang tinggi, sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup dan produktivitas seseorang. Penyakit ini telah membunuh 9,4 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya. Provinsi Kalsel hipertensi menjadi tiga penyebab tertinggi kematian ibu dengan angka 23%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor determinan kejadian hipertensi di Kota Banjarbaru. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Puskesmas di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Populasi yang digunakan adalah seluruh warga Banjarbaru yang mengidap hipertensi, sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah random sampling, sampel penelitian sebanyak 50 orang yang mempunyai penyakit hipertensi. Hasil statistik didapatkan bahwa beberapa hal yang dapat menjadi faktor determinan pada penderita hipertensi adalah kategori umur (p-value:0.025), faktor genetik (p-value : 0.040), status gizi (p-value : 0.003, pola konsumsi kopi (p-value : 0.031), pola konsumsi sayur (p-value : 0.034), pola konsumsi garam (p-value : 0.006), pola tidur (p-value : 0.001), tingkat stress (p-value : 0.041), kebiasaan olahraga (p-value : 0.000), penyakit penyerta (p-value : 0.031) dan kepatuhan minum obat (p-value : 0.000). Diharapkan hal ini dapat menjadi dasar program kerjasama untuk semua pihak dalam perancangan aturan dan kebijakan pencegahan penyakit hipertensi sejak dini.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-24

Cara Mengutip

parellangi, andi, Prayogi, B., Rizani, K., & Utama, R. D. (2025). Analisis Faktor Determinan Kejadian Hipertensi Di Kota Banjar Baru Tahun 2024. Jurnal Skala Kesehatan, 16(1), 41–53. https://doi.org/10.31964/jsk.v16i1.443