Remaja yang mengalami stunting cenderung memiliki kebugaran fisik yang rendah

Penulis

  • Andra Kurnianto Universitas Sriwijaya
  • Benny Sana Putra Universitas Andalas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kebugaran jasmani pada remaja berusia 13–15 tahun yang mengalami stunting dan yang berperawakan normal. Studi komparatif dengan pendekatan cross-sectional ini dilakukan di sebuah sekolah menengah pertama di Mukomuko, Bengkulu, Indonesia.Kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia untuk remaja, yaitu: lari cepat (sprint), angkat tubuh (pull-up), baring duduk (sit-up), loncat tegak (jump-up), dan lari jarak menengah. Tingkat aktivitas fisik dinilai menggunakan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A). Status tinggi badan menurut umur dievaluasi menggunakan kurva pertumbuhan WHO (Perangkat lunak WHO AnthroPlus versi 1.0.4).Terdapat 200 remaja sebagai subjek, yang terdiri dari 101 laki-laki (50,5%) dan 99 perempuan (49,5%). Rata-rata skor kebugaran jasmani pada remaja berperawakan normal (14,3 + 2,3) lebih tinggi dibandingkan remaja stunting (12,6 + 2,4). Remaja yang mengalami stunting memiliki tingkat kebugaran jasmani yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan remaja berperawakan normal (OR 3,25, 95% CI 1,617–6,550, P < 0,05).Analisis regresi menunjukkan bahwa tinggi badan berdampak signifikan terhadap kebugaran jasmani (p < 0,05). Terlihat bahwa 9,4% varians dalam kebugaran jasmani dapat dijelaskan oleh variabel tinggi badan. Temuan studi ini menekankan kebutuhan mendesak akan penelitian lebih lanjut di bidang ini.

Biografi Penulis

Andra Kurnianto, Universitas Sriwijaya

Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan

Benny Sana Putra, Universitas Andalas

Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-03

Cara Mengutip

Kurnianto, A., & Putra, B. S. (2026). Remaja yang mengalami stunting cenderung memiliki kebugaran fisik yang rendah. Jurnal Skala Kesehatan, 17(2), 228–237. Diambil dari https://ejurnalskalakesehatan-poltekkesbjm.com/index.php/JSK/article/view/565