Keamanan Jajanan Anak Sekolah Dasar: Studi Mikrobiologis dan Kimiawi di SD 008 Awang Long Samarinda

Penulis

  • Rudy Agus Riyanto Faculty of Public Health, Universitas Mulawarman, Samarinda, IndonesiaSamarinda City Health Office, Samarinda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31964/jsk.v17i1.465

Abstrak

Keamanan pangan jajanan anak sekolah merupakan isu penting dalam upaya mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak serta mencegah penyakit bawaan makanan (foodborne diseases). Jajanan yang tidak memenuhi standar keamanan pangan dapat mengandung kontaminan mikrobiologis dan bahan kimia berbahaya yang berdampak negatif terhadap kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keamanan mikrobiologis dan kimiawi jajanan yang dijual di kantin SD 008 Awang Long Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional. Delapan jenis jajanan yang umum dikonsumsi siswa diambil sebagai sampel dari delapan pedagang kantin berbeda. Pemeriksaan mikrobiologi untuk Escherichia coli dan Salmonella dilakukan dengan metode tabung ganda, sedangkan uji boraks dan formalin dilakukan secara kualitatif menggunakan reagen cepat. Analisis laboratorium dilaksanakan di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Samarinda pada 25 Februari hingga 2 Maret 2025. Hasil interpretasi mengacu pada Peraturan BPOM RI Nomor 13 Tahun 2019. Seluruh sampel jajanan menunjukkan hasil negatif terhadap E. coli (<3,6 MPN/gram) dan Salmonella. Dua sampel yang diuji terhadap bahan kimia berbahaya (pentol bakso dan mihun) juga dinyatakan negatif terhadap kandungan boraks dan formalin. Jajanan yang dijual di SD 008 Awang Long telah memenuhi standar keamanan pangan baik dari aspek mikrobiologis maupun bahan kimia berbahaya. Namun, pengawasan berkala dan edukasi kepada pedagang serta pihak sekolah tetap diperlukan untuk menjaga kualitas dan keamanan jajanan anak sekolah secara berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-08

Cara Mengutip

Riyanto, R. A. (2026). Keamanan Jajanan Anak Sekolah Dasar: Studi Mikrobiologis dan Kimiawi di SD 008 Awang Long Samarinda. Jurnal Skala Kesehatan, 17(1), 15–21. https://doi.org/10.31964/jsk.v17i1.465