Kesehatan Otak pada Anak Usia 24–36 Bulan:

Peran Kualitas Hunian dan Kebidanan Berbasis Bukti

Penulis

  • Norlaila Sofia
  • Tien Zubaidah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Rusmilawaty Rusmilawaty

DOI:

https://doi.org/10.31964/jsk.v16i2.461

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas lingkungan terhadap kesehatan otak anak usia 24–36 bulan dengan pendekatan kebidanan berbasis bukti. Desain penelitian ini adalah cross-sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 40 anak dan ibu mereka di wilayah kerja Puskesmas Astambul. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan pengukuran antropometri serta kuesioner pra skrining perkembangan (KPSP) sesuai usia anak 24-36 bulan. Analisis data menggunakan uji Chi-square dan odds ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas rumah tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan anak (p=0,498), namun berhubungan sangat signifikan dengan perkembangan anak (p=0,004; OR=1,93). Kualitas rumah hampir menunjukkan kecenderungan berhubungan dengan kesehatan otak anak (p=0,056; OR=4,60) pada tingkat kepercayaan 95% (a=0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan fisik tempat tinggal berperan penting dalam menunjang stimulasi dan perkembangan otak anak usia dini. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya integrasi pendekatan kebidanan berbasis bukti dengan intervensi kesehatan lingkungan untuk optimalisasi tumbuh kembang anak.

Diterbitkan

2025-07-01

Cara Mengutip

Sofia, N., Zubaidah, T., & Rusmilawaty, R. (2025). Kesehatan Otak pada Anak Usia 24–36 Bulan:: Peran Kualitas Hunian dan Kebidanan Berbasis Bukti. Jurnal Skala Kesehatan, 16(2), 63–74. https://doi.org/10.31964/jsk.v16i2.461