Polusi Udara dan Perkembangan Otak Anak:

Tinjauan Sistematis Literatur

Penulis

  • Norlaila Sofia
  • Noor Adha Aprilea Adha Aprilea Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Rusmilawaty Rusmilawaty Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Khairir Rizani Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Zulfikar Ali As Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.31964/jsk.v16i2.457

Abstrak

Polusi udara merupakan masalah lingkungan global yang berpotensi memberikan dampak negatif terhadap perkembangan kognitif anak. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa paparan polusi udara, baik selama periode prenatal maupun postnatal, berhubungan dengan gangguan neurodevelopmental. Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai pengaruh paparan polusi udara terhadap perkembangan kognitif anak, dengan menyoroti periode prenatal dan usia sekolah. Pencarian literatur dilakukan melalui berbagai basis data ilmiah dengan kata kunci terkait polusi udara dan perkembangan kognitif anak. Studi yang termasuk dalam tinjauan ini merupakan penelitian longitudinal dan cross-sectional yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa paparan polusi udara, baik selama kehamilan maupun masa kanak-kanak, dapat berdampak negatif pada IQ, memori kerja, perhatian, dan perkembangan neurologis lainnya. Beberapa penelitian juga mengeksplorasi faktor-faktor sosial ekonomi dan lingkungan yang berkontribusi pada kerentanan anak-anak terhadap efek berbahaya polusi udara. Studi-studi ini menekankan perlunya intervensi untuk mengurangi paparan polusi dan meningkatkan kesehatan anak-anak. Bukti ini menegaskan pentingnya upaya mitigasi untuk mengurangi paparan polusi udara pada ibu hamil dan anak-anak guna mendukung perkembangan kognitif yang optimal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme biologis serta dampak jangka panjangnya.

Diterbitkan

2025-06-10

Cara Mengutip

Sofia, N., Aprilea, N. A. A. A., Rusmilawaty, R., Rizani, K., & As, Z. A. (2025). Polusi Udara dan Perkembangan Otak Anak:: Tinjauan Sistematis Literatur. Jurnal Skala Kesehatan, 16(2), 88–101. https://doi.org/10.31964/jsk.v16i2.457