Efektivitas Haloperidol-Difenhidramin sebagai Terapi Agitasi Akut pada Pasien Skizofrenia: Narrative Review

Tinjauan Naratif

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31964/jsk.v16i2.447

Abstrak

Gangguan psikiatri skizofrenia ditandai dengan kemunculan waham, halusinasi, serta ketidakmampuan membedakan antara realitas dan fantasi. Pada fase akut, orang dengan skizofrenia dapat mengalami agitasi yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang sekitar. Antipsikotik kerja cepat dengan efek samping minimal sangat dibutuhkan dalam menangani agitasi akut pada pasien skizofrenia. Haloperidol merupakan antipsikotik generasi pertama yang beraksi pada reseptor dopamine D2 yang bermanfaat dalam menurunkan gejala positif dan negative. Haloperidol telah digunakan secara luas untuk penanganan agitasi akut karena efeknya yang cepat, namun prevalensi gejala ekstrapiramidal cukup tinggi. Difenhidramin merupakan antihistamin yang memiliki aktivitas antikolinergik yang dimanfaatkan untuk mengatasi gejala ekstrapiramidal. Beberapa guideline merekomendasikan penggunaan difenhidramin sebagai terapi farmakologi gejala ekstrapiramidal, namun pada prakteknya psikiatri memberikan difenhidramin bersamaan dengan haloperidol sebagai profilaksis. Kombinasi ini bermanfaat dalam mengatasi agitasi akut, dimana haloperidol dapat mengurangi gejala skizofrenia, dan difenhidramin dapat memberikan efek sedasi dan penanganan gejala ekstrapiramidal. Tantangan dalam manajemen agitasi akut pada pasien skizofrenia terus berlanjut karena efek samping obat. Pemahaman yang lebih baik tentang patofisiologi skizofrenia diharapkan dapat menghasilkan alternatif terapi farmakologi yang efektif dalam mengatasi agitasi akut

Diterbitkan

2025-06-10

Cara Mengutip

Rahmawati, F., Medisusyanti, A. S., Yoga, B. H., & Oktasari, S. R. (2025). Efektivitas Haloperidol-Difenhidramin sebagai Terapi Agitasi Akut pada Pasien Skizofrenia: Narrative Review: Tinjauan Naratif. Jurnal Skala Kesehatan, 16(2), 102–112. https://doi.org/10.31964/jsk.v16i2.447