Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Martapura 1 Kabupaten Banjar

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS MARTAPURA 1 KABUPATEN BANJAR

Penulis

  • Noor Khofifah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • yuniarti yuniarti Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kebidanan
  • Ahmad rizani Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.31964/jsk.v14i2.399

Abstrak

Diare menjadi penyebab utama angka kematian dan angka kesakitan di kalangan anakanak kurang dari 5 tahun. Berdasarkan dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar pada tahun 2019 Puskesmas Martapura 1 merupakan urutan pertama dari 24 puskesmas yang ada di Kabupaten Banjar dengan jumlah penderita diare pada balita terbanyak yaitu 52,4% kasus diare pada balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Martapura 1. Metode penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 892 balita yang dibawa orang tuanya dibawa berobat ke Puskesmas Martapura 1 yang berumur 1-59 bulan. Sampel yang diambil yaitu 892  responden. Pengambilan sampel dengan teknik Probability Sampling secara Teknik Total Sampling. Pengumpulan data penelitian adalah data sekunder. Analisa data dengan teknik analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Sperman Rank.  Hasil penelitian didapatkan nilai Ï(0,002) < α (0,05) dengan demikian didapat kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian Diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Maartapura 1 kabupaten Banjar. 

Unduhan

Diterbitkan

2023-09-22

Cara Mengutip

Khofifah, N., yuniarti, yuniarti, & rizani, A. (2023). Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Martapura 1 Kabupaten Banjar: HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS MARTAPURA 1 KABUPATEN BANJAR. Jurnal Skala Kesehatan, 14(2), 111–118. https://doi.org/10.31964/jsk.v14i2.399