Evaluasi kinerja bidan dalam pelayanan antenatal menggunakan pendekatan balanced scorecard Di kabupaten banjar & kabupaten barito kuala Tahun 2016

Penulis

  • rapidah rapidah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kebidanan
  • rusmilawaty rusmilawaty Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kebidanan

DOI:

https://doi.org/10.31964/jsk.v10i1.209

Abstrak

Jumlah kematian bayi di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2015  masih cukup tinggi  yaitu 515 orang, Pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Banjar menduduki urutan pertama jumlah kematian bayi sebesar 64 kasus, Kabupaten Hulu Sungai Utara sebesar 61 kasus, Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar 60 kasus dan Kabupaten Barito Kuala sebesar 58 kasus. Jumlah bidan sudah relatif tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan, namun belum mampu menurunkan jumlah kematian bayi terutama di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala. Evaluasi perlu dilakukan terhadap kinerja pelayanan antenatal, untuk mendapatkan gambaran mengenai pelayanan antenatal secara komprehensif dapat menggunakan alat ukur yaitu balanced scorecard.

Penelitian ini bertujuan menggarambarkan evaluasi kinerja bidan dalam pelayanan antenatal care meliputi perspektif finansial, perspektif bisnis internal, perspektif

Rancangan penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan deskriptif. Instrumen menggunakan balanced scorecard. Sampel berjumlah 156 orang ibu hamil, 3 orang kepala Puskesmas dan 3 orang bidan coordinator yang ada di Puskesmas Karang Intan Anjir Pasar dan Anjir Muara

Perspektif finansial berupa dana operasional untuk pelayanan antenatal bersumber pada dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan), Perspektif proses bisnis internal menunjukkan sebagian besar responden yang melakukan kunjungan/pemeriksaan antenatal mendapatkan pelayanan sesuai standar 10 T sebanyak 83 orang (53,3%), Perspektif  kustomer menunjukkan sebagian besar responden yang melakukan kunjungan/pemeriksaan antenatal tidak puas dengan pelayanan yang diberikan  sebanyak 87 orang (55,8%), perspektif  pertumbuhan dan sumber daya manusia didapatkan pendidikan bidan sebanyak 2 orang (67%) berlatar belakang Diploma IV Kebidanan dan 1 orang (33%) berlatar belakang Diploma III Kebidanan.

 

Kata Kunci : Kinerja, Balanced Score Card

Diterbitkan

2019-04-15

Cara Mengutip

rapidah, rapidah, & rusmilawaty, rusmilawaty. (2019). Evaluasi kinerja bidan dalam pelayanan antenatal menggunakan pendekatan balanced scorecard Di kabupaten banjar & kabupaten barito kuala Tahun 2016. Jurnal Skala Kesehatan, 10(1), 27–34. https://doi.org/10.31964/jsk.v10i1.209