Efektifitas Ekstrak Gel Ikan Haruan Dan Ikan Kembung Terhadap Penyembuhan Luka Pasca Penvabutan Gigi Pada Tikus Putih
DOI:
https://doi.org/10.31964/jsk.v9i2.165Abstrak
Selama ini albumin yang diberikan sebagai terapi pengobatan berasal dari serum human albumin yang diproduksi dari darah manusia. Oleh karena di dalam proses pembuatan albumin dari darah manusia sangat sulit, sehingga hal ini berakibat pada mahalnya harga serum albumin (Ignativicius & Workman, 2006). Pada ikan haruan biasanya banyak mengandung albumin dan pada ikan kembung banyak mengandung asam lemak esensial. Penelitian ini bertujuan efektifitas ekstrak gel ikan haruan dan ikan kembung terhadap penyembuhan luka pasca pencabutan gigi pada pada tikus putih. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni ((true experimental), penelitian dilakukan dengan populasi penelitian adalah tikus putih, sedangkan sampel penelitian berdasarkan rumus ada 8 sampel tikus putih dibagi dalam 2 (dua) kelompok. Pengumpulan data dilakukan setelah gigi tikus putih dicabut setiap harinya diolesi dengan ekstrak gel ikan haruan dan ikan kembung kemudian diukur dengan jangka sorong dan penggaris selama 10 hari. Data dianalisis dengan analisis statistik dengan uji anova. Penelitian yang dilakukan tidak menunjukkan signifikan pada pengulasan ekstrak gel ikan haruan dan ikan kembung terhadap penyembuhan luka pasca pencabutan gigi, karena didapatkan nilai signifikan (p=0,401, p>0,005) untuk ekstrak gel ikan haruan sedangkan untuk ekstrak gel ikan kembung didapatkan nilai signifikan (p=0,773, p>0,005). Penelitian ini menunjukkan efektif tetapi tidak signifikan pengujian ekstrak gel ikan haruan dan ikan kembung terhadap penyembuhan luka pasca pencabutan gigi hanya saja pada pengulasan ekstrak gel ikan haruan penyembuhan luka mengalami mengecilan dan pada hari ke-5 (lima).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Publishing your paper with JURNAL SKALA KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN BANJARMASIN (JSK) means that the author or authors retain the copyright in the paper. JSK granted an exclusive reuse license by the author(s), but the author(s) are able to put the paper onto a website, distribute it to colleagues, give it to students, use it in your thesis etc, even commercially. The author(s) can reuse the figures and tables and other information contained in their paper published by JSK in future papers or work without having to ask anyone for permission, provided that the figures, tables or other information that is included in the new paper or work properly references the published paper as the source of the figures, tables or other information, and the new paper or work is not direct at private monetary gain or commercial advantage. JSK journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. This journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. This license lets others remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially. JSK journal Open Access articles are distributed under this Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA). Articles can be read and shared for All purposes under the following conditions:
BY: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.SA: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
