Potensi Penggunaan Lompatan Hidrolik Dari Beda Bukaan Gate Pada Gate Valve Untuk Proses Koagulasi

  • abdul haris Poltekkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan

Abstract

Pencampuran koagulan dan air baku dapat memanfaatkan turbulensi yang terjadi saat terjadi lompatan hidrolik dalam sebuah saluran. Lompatan hidrolik terjadi karena adanya beda kemiringan dari dua segmen dalam sebuah saluran. Pada lompatan hidrolik (loncat air), kecepatan aliran berkurang secara mendadak dari V1 menjadi V2. Sejalan dengan itu kedalaman aliran juga bertambah dengan cepat dari y1 menjadi y2 (Triatmodjo, 2003). Penggunaan lompatan hidrolik relatif  lebih murah karena tidak memerlukan alat pengaduk seperti motor ataupun pompa udara. Lompatan Hidrolik yang digunakan berasal dari besarnya bukaan gate valve pada outlet bak penampungan air baku. Variasi penelitian berupa kombinasi bukaan gate valve (60o, 80o, 90o); titik injeksi koagulan (X=sebelum lompatan, Y=saat lompatan, Z=setelah lompatan); waktu pengendapan (10, 20, 30 menit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyisihan kekeruhan menggunakan lompatan hidrolik sebagai koagulator proses penjernihan air dengan larutan tawas adalah 74,2% dari kekeruhan awal sebesar 81,6 NTU menjadi 19 – 23,3 NTU. Efektivitas penggunaan lompatan hidrolik terhadap penggunaan metoda impeller sebagai kogulator adalah sebesar 83%.  Kata Kunci: lompatan hidrolik, bukaan gatevalve
Published
2022-02-02
How to Cite
haris, abdul. (2022). Potensi Penggunaan Lompatan Hidrolik Dari Beda Bukaan Gate Pada Gate Valve Untuk Proses Koagulasi. Jurnal Skala Kesehatan, 13(1), 27 - 36. https://doi.org/10.31964/jsk.v13i1.339