Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kematian Perinatal Di Kotamadya Banjarmasin Tahun 2015

  • noorhayati maslani Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kebidanan
  • isnaniah isnaniah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kebidanan

Abstract

Angka kematian perinatal dengan cepat dapat dirasakan penurunannya tetapi AKI belum banyak terjadi penurunan. Hal tersebut disebabkan masih banyak mempunyai peluang untuk dapat menghindari atau menurunkannya pada  pertolongan pertama yang sangat diperlukan. Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kematian Perinatal diwilayah kerja Puskesmas Kotamadya Banjarmasin bahwa kematian perinatal sebanyak 54 orang yang disebabkanoleh BBLR sebanyak 46 %, Asfiksia  sebanyak 28  %, Tetanus sebanyak 1,5 %, Infeksi sebanyak 6 % dan lain-lain sebanyak 18,5 %. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kematian Perinatal di wilayah kerja Puskesmas Kotamadya Banjarmasin tahun 2014             Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cros sectional dengan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach). Pengumpulan data retrospektif mengunakan buku register ibu bersalin, register kematian bayi dan atopsi verbal kematian perinatal.            Hasil penelitian menunjukan dari 162 responden yang melahirkan  sebanyak 54 orang yang bayinya lahir mati dan umur ibu dalam katogori aman. Hasil stastik dengan menggunakan uji chi square didapat nilai p 0,218 maka nilai p >α  ini berarti Ho ditolak,artinya tidak ada hubungan antara umur ibu dengan kematian perinatal sedang berat  badan lahir dari 54 responden yang melahirkan bayi lahir mati sebanyak 25 orang  (46 %) disebabkan oleh BBLR dan 29 orrng (53,7 %) BBLN hasil statistic dengan menggunakan uji chi square didapat nilai p > 0,000 maka nilai p < α ini berarti h0 diterima, artinya ada hubungan berat badan lahir dengan kematian perinatal diwilayah kerja Puskesmas Kotamadya Banjarmasin tahun 2014           Disarankan kepada petugas terutama koordinator KIA untuk memberikan  monitoring  lebih ketat terutama pada ibu yang aman  dan tidak aman begitu juga pada ibu yang melahirkan  bayi dengan berat badan lahir rendah maupun Berat badan lahir normal.
Published
2016-07-01
How to Cite
maslani, noorhayati, & isnaniah, isnaniah. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kematian Perinatal Di Kotamadya Banjarmasin Tahun 2015. Jurnal Skala Kesehatan, 7(2). Retrieved from https://ejurnalskalakesehatan-poltekkesbjm.com/index.php/JSK/article/view/187